Catatan APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2019 —-

Catatan APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2019 —-

fitrasukabumi.org – Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 1,291,165,058,583.00. Dari total anggran tersebut, Kota Sukabumi nampaknya masih sangat memiliki ketergantungan tinggi kepada pemerintah pusat. Hal ini dapat dilihat dari sumber Pendapatan Daerah yang terdiri dari :

  1. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
    • Hasil Pajak Daerah = Rp. 38,3 Milyar
    • Hasil Pengelolan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan = Rp. 3,6 Milyar
    • Hasil Retribusi Daerah = Rp. 3,8 Milyar
    • Lain-lain PAD yang Sah = Rp. 326,2 Milyar
  2. Dana Perimbangan yang terdiri dari :
    • Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak dan Non Pajak = Rp. 67,3 Milyar
    • Dana Alokasi Umum (DAK) = Rp. 163,2 Milyar
    • Dana Alokasi Khusus (DAK) = Rp. 519,5 Milyar
  3. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, terdiri atas :
    • Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi = Rp. 63,7 Milyar
    • Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus = Rp. 33,7 Milyar
    • Pendapatan Hibah = Rp. 36,6 Milyar

Dari potret APBD di atas menunjukan bahwa Kota Sukabumi mengalami defisit anggaran sebesar Rp.35,2 Milyar karena Belanja Daerah sebesar Rp. 1,291,165,058,583 Milyar sementara pendapatan daerah hanya mencapai Rp. 1,260,602,681,130. Defisit anggaran tersebut ditanggulangi mengunakan dan SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran). Ajaibnya desain defisitnya sama persis dengan Penerimaan Pembiayaan.

Ada apa dengan Orientasi Belanja Pemkot Sukabumi?

Belanja Daerah adalah cara dan sikap Penyelenggara Pemerintahan “Kota Sukabumi” untuk menjawab persoalan publik, sehingga APBD idealnya digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Namun pada nyatanya alokasi APBD Kota Sukabumi masih digunakan pada aspek – aspek yang sifatnya diminimalisir. Berikut adalah gambaran kecil atas alokasi APBD :

  1. Asuransi Kesehatan Kepala Daerah Wakil Kepala Daerah sebesar Rp. 192 Juta lebih besar dari Program Perbaikan Gizi Masyarakat yang hanya mencapai Rp.186,7 Juta.
  2. Anggaran Perjalanan Dinas Luar Daerah sebesar Rp. 12,5 Milyar patut dipertanyakan urgensinya, berikut adalah kegiatan perjalanan dinas luar daerah :
    • Perjalanan dinas luar daerah – Set. DPRD :
      • Pembahasan Kebijakan Anggaran oleh (Badan Anggaran);
      • Pembahasan Penegakan Tata Tertib dan Kode Etik DPRD (Badan Kehormatan);
      • Pembahasan rancangan peraturan daerah.
    • Perjalanan dinas luar daerah – Setda :
      • Pencatatan dan inventaris barang jasa;
      • Penyusunan Juklak dan Juknis Pengadaan Barang Jasa.
    • Perjalanan dinas luar daerah – Dinas PUPR :
      • Percepatan Penanganan Kawasan Kumuh Perkotaan.
  3. Besarnya anggaran makan dan minum Pemerintah Kota Sukabumi tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 17.178.726.550 jika dilakukan penghematan sebesar 30% maka akan terefisiensi anggaran sebesar Rp. 5.153.617.965. Dengan anggaran sebesar Rp. 5 milyar  ini bisa membiayai :

    • Pemberian makanan tambahan bagi balita sebanyak 286 orang selama satu tahun dengan besaran santunan untuk setiap balita Rp. 1,5 juta/bulan; atau
    • Pembangunan MCK sebanyak 206 lokasi dengan nilai pembangunan masing – masing Rp. 25 juta; atau
    • Pembangunan ruang kelas baru sebanyak 80 unit dengan nilai pembangunan masing – masing Rp. 24 juta; atau
    • Pembangunan rumah sederhana sebanyak 57 unit dengan nilai pembangunan masing – masing Rp. 90 juta.
  4. Dinas Kesehatan
    • Dari total angaran Dinas Kesehatan – Rp.143,79 Milyar,  2,7 Milyarnya akan dipergunakan untuk belanja makan minum rapat, tamu dan peserta.
    • Mirisnya belanja makan minum pesien hanya sebesar Rp. 396,8 Juta atau hanya 14% dari belanja makan – minum Dinas Kesehatan.
    • 66% anggaran Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan pada Dinas Kesehatan dianggarakan untuk makan minum (Nilak makan minum Rp. 62,5 Juta dari total anggaran Program Rp.94,03 Juta).
  5. Dinas Pendidikan
    • Total anggaran Dinas Pendidikan sebesar Rp. 280,5 Milyar.  66,85%nya dihabiskan untuk Belanja non Program / Belanja Tidak Langsung mencapai Rp. 187,5 Milyar sementara Belanja program hanya 33,15% atau 93 Milyar dari total anggaran Dinas Pendidikan.
    • Hanya 7,2% Belanja Program Dinas Pendidikan dari Total APBD Kota Sukabumi
    • Terdapat Belanja Batik Tradisional dalam Program Perencanaan dan Penganggaran sebesar Rp. 11,2 Juta
    • Biaya makan minum mencapai Rp. 1,086,177,000.00 (Mamin Rapat : 559,151,000.00 – Mamin Tamu 527,026,000.00)

 

Ramainya Perjalanan Dinas Luar Daerah

99,8% anggaran Perjalanan Dinas DPRD (Set. DPRD) digunakan untuk perjalanan dinas luar daerah. Dari total kegiatan perjalanan dinas, beberapa diantanya dengan besaran anggaran mencapai Rp. 10 Milyar atau 66% dari total anggaran perjalanan dinas (Rp.15,2 Milyar) patut dipertanyakan seberapa pentingnya.

Sekretaiat Daerah mengganggarkan Rp. 5,8 Milyar dan 96% atau sebesar Rp.5,58 Milyar dianggarkan untuk perjalanan dinas luar daerah. Dari anggaran perjalanan dinas luar daerah tersebut, Rp. 546,6 Juta diantanya patut dipertanyakan seberapa pentingnya.

BPKD menganggarkan Rp. 1,38 Milyar dan 71% atau sebesar Rp.987,2 Juta dianggarkan untuk perjalanan dinas luar daerah. Dari anggaran perjalanan dinas luar daerah tersebut, Rp. 281,7 Juta diantaranya patut dipertanyakan seberapa pentingnya.

Dinas PUPR mengganggarkan Rp. 1,7 Milyar dan 94% atau sebesar Rp.1,6 Milyar dianggarkan untuk perjalanan dinas luar daerah. Dari anggaran perjalanan dinas luar daerah tersebut, Rp. 260 Juta diantaranya patut dipertanyakan seberapa pentingnya.

 

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply